Workshop Business Model untuk Pendamping Program Ekonomi BMM

Baitulmal Muamalat 08/25/2015
Peserta workshop sedang menyimak pemaparan dari pemateri dari SBCF

Workshop Business Model untuk Pendamping Program Ekonomi BMM

Agar sebuah program pemberdayaan dapat berjalan dengan baik, maka perlu SDM pendamping yang hebat. Pendamping hebat adalah pendamping yang memiliki wawasan dan ketrampilan yang cukup. Mengerti tugas dan tanggungjawabnya serta memahami karakter pelaku program.

Dalam rangka itu, Baitulmaal Muamalat (BMM) menyelenggarakan workshop bagi pendamping program pemberdayaan ekonomi, 24-25/8/2015, di Jakarta Pusat. Acara yang dilaksanakan selama dua hari itu membahas materi tentang business model, value design, plan and implementation.

Workshop dihadiri 13 orang peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka terdiri pendamping program BDM (Bina Desa Muamalat) dan pendamping KUM3 (Komunitas Usaha Mikro Muamalat berbasis Masjid).

Semangat peserta untuk mengikuti materi demi materi nampak dari keseriusan mereka mendengarkan materi yang disampaikan dari sessi ke sessi. Meski serius, namun acara berjalan dengan santai dan tidak kaku. Peserta bisa leluasa menikmati snack di meja masing-masing. Demikian disampaikan pemateri dari SBCF, Coach Margetty Herwin, saat membuka sessi pertama.

Di hari pertama workshop para peserta memperoleh materi mengenai praktik penyusunan business model canvas oleh Coach Margetty Herwin. Margetty memaparkan mengenai Gleicher’s Formula for CHANGE: D x V x F > R, artinya Dissatisfaction x Vision x First Steps harus lebih besar dari Resistance.

Hari kedua workshop para peserta memperoleh materi mengenai Values Proposition Design, serta dihari ketiga para peserta memperoleh materi tentang step-step pembentukan kelompok KUM3. Selain itu, acara ini juga dihadiri Direktur Eksekutif BMM, Iwan Agustiawan Fuad. Pembukaan acara ditandai dengan penyerahan dan pemakaian baju identigas pendamping BMM. Di sessi lain, Iwan memaparkan tentang paradigma pemberdayaan ekonomi BMM.

Melalui acara ini diharapkan para pendamping BDM dan KUM3 dapat memahami pentingnya merancang business model, memahami value dari produk dan jasa pemberdayaan ekonomi yang dibutuhkan oleh masyarakat, memahami pembuatan sales and marketing plan, membuat business plan pengembagan kedepan dalam pengelolaan program pemberdayaan ekonomi serta memahami entrepreneurship values yang harus dimiliki dan dibangun para pendamping BDM dan KUM3. (Fitri/N)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s