Konsep Bisnis Tempe di Indonesia

By Hadi Jaya
Konsep awal sederhana: 

Makan Tempe enak dan sehat, sekaligus mewarisi tradisi luhur nenek moyang. Seperti diketahui di serat Centini sudah disebutkan tentang tempe lho…

Visi: 

Indonesia bisa disegani Dunia hanya karena hal sederhana: Tempe…😄

Misinya: 

Menumbuhkan kembali ASA para petani kedelai yg selama ini mulai tergerus arus impor.

Faktanya,…

Indonesia merupakan konsumsi Kedelai No.2 terbanyak di Dunia setelah China. Dengan jumlah 2.2 juta ton/tahun. Dari kebutuhan sebanyak ini, hanya sekitar 800 ribu ton/tahun yg terpenuhi dari petani lokal, bahkan terus merosot.

Kemerosotan produksi kedelai bisa dimaklumi, karena para petani sdh mulai enggan menamam Kedelai, yang kalah bersaing dari sisi harga dengan Kedelai Impor, yang notabene lebih murah dan lebih bagus(secara fisik).

Hal ini membuat perajin Tempe merasa diuntungkan, karena mendapat Kedelai dengan harga murah dan bagus secara fisik.

Sehingga lambat laun para perajin tempe beralih ke Kedelai impor.

Dari situ sudah bisa dipastikan, mulai berguguranlah semangat petani untuk menanam Kedelai.

Karena tidak ada jaminan hasil produksi kedelainya laku. Sudah nanam angel2, ora payu….😭

Padahal yg perlu kita sadari, dari sebegitu besar Kedelai Impor, hampir semua mengandung GMO, yaitu _Genetic Modified Organism_. Perlu kita ketahui pula, nek nang luar, kualitas kedelai semacam ini biasanya digunakan sebagai makanan ternak.

Dan hanya sedikit yg non GMO, karena jenis ini harganya bisa 2x lipat lebih mahal.

So, apa yg bisa kita perbuat?

Ya melakukan mission impossible lah…. Meningkatkan Kembali Produksi Kedelai.

Topik yang akan dibahas:

Bagaimana membuat para petani kembali bergairah menanam kedelai, karena ada jaminan hasil panen Kedelainya laku dan bisa bersaing dengan kedelai impor.

Step2 nya:

1. Melakukan kampanye sehat. Terutama tentang bahayanya GMO itu.

2. Melakukan penyuluhan pertanian untuk meningkatkan jumlah dan kualitas hasil produksi Kedelai. Hal ini sdh dilakukan, dan sudah melalui riset hampir 15 tahun, bekerjasama dengan Universitas terkemuka di Jogja.

3. Membuat aneka olahan Kedelai yg bisa menampung hasil panen dari para petani. Ini bisa membuat rasa aman juga bagi para petani kalau hasil panennya pasti sdh ada yg menampung. Jadi tidak khawatir lagi….

Solusi:

1. Kami sudah mulai memproduksi Tempe Lokal Non GMO, yg dibuat dengan teknologi modern (hasil produksi anak Bangsa tentunya) dan mempunyai tingkat higenitas tinggi. Namanya: _*ATTEMPE*_….😊😍

2. Perjuangannya tidak semudah, membalikkan telapak tangan, karena dari sisi harga tentu akan sedikit lebih mahal dari tempe Kedelai Impor yg selama ini sdh terlanjur *memanjakan* perajin tempe, sekaligus konsumen. Karena dapat tempe dengan harga murah dan “menawan”.

3. Bangun Optimisme untuk membuat produk yg berkualitas, diikuti kampanye yg gencar tentang pentingnya makan tempe sehat, yang akan membuat masyarakat sadar, dan mulai beralih ke Tempe Kedelai Lokal non GMO.

4. Melakukan pengembangan dari Attempe ini, kedepan dengan membuat Sentra Kuliner Aneka Olahan Tempe. Obsesinya: bisa seperti Jejamuran…💪🙏

5. Membuat pondasi kuat dengan konsisten branding _*Attempe*_ utk dapat diterima oleh masyarakat dulu.

——-

Tantangan:

Misi ini dapat dikatakan sebagai mission impossible, walau harus segera dirubah mindsetnya jadi Mission Possible. Karena tidak ada yg tidak mungkin. Walau perjuangannya tidak mudah…apalagi memutus rantai mafia impor yg begitu dahsyat…

Rererensi link di Youtube sbg acuan utk Produksi Tempe:

Tahapan Implementasi:

1. Kita harus mampu membuat produksi hasil pertanian yg memadai, yang akan otomatis membuat petani aman…karena petani ada kontrak dengan kita.

“Masalah harga yg memberatkan petani itu dikarenakan mereka bingung hasil pertaniannya mau dikemanakan…sedang dijual ke konsumen ora payu, karena lbh mahal dari Kedelai Impor..”

2. Kita sdh/sedang menyiapkan petani2 binaan nantinya diseluruh indonesia…yg mampu memproduksi kedelai dengan kualitas dan kuantitas memadai…

“Problem selama ini kan Petani bingung mau dijual kemana hasil pertanian. Sedang harga diluar remuk….makanya mereka mulai enggan menanam Kedelai.”

Mari kita bantu usaha Pak Hadi utk meningkatkan Kesejahteraan Petani Kedelai di Indonesia,…
Summary by:

http://www.coachmargetty.com/about

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s